Keterangan Gambar : Penyerahan masker ke masyarakat
Mamuju – Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan kini turut dirasakan masyarakat Mamuju. Kabut asap yang terbawa angin melintasi Selat Makassar mulai menyelimuti wilayah Mamuju dan sekitarnya, menurunkan kualitas udara dan memicu kekhawatiran akan gangguan kesehatan, terutama infeksi saluran pernapasan.
Menyikapi kondisi tersebut, Perkumpulan Usahawan Ponsel Indonesia (PUSPINDO) Chapter Mamuju bergerak cepat dengan menggelar kegiatan "Sosialisasi dan Berbagi Masker" bagi warga. Mengusung semangat "Peduli Kesehatan Bersama" dan slogan "Mamuju Sehat, Kita Kuat", para anggota turun langsung ke jalan dan ruang publik membagikan masker kepada pengendara, orang tua, hingga anak-anak yang paling rentan terhadap paparan asap.
.jpg)
Selain membagikan masker, anggota PUSPINDO juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan mengurangi aktivitas luar ruangan saat asap tebal.
Ketua PUSPINDO Chapter Mamuju, yang akrab dipanggil om Ukhy, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian anggota terhadap warga yang terdampak kabut asap. "Asap karhutla ini bukan hanya masalah daerah yang terbakar, tapi sudah sampai ke kita di Mamuju. Kami ingin hadir membantu masyarakat melindungi diri, sekecil apa pun bentuknya," ujarnya.

PUSPINDO berharap langkah ini dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya kabut asap, sekaligus mengajak elemen lain untuk ikut peduli. PUSPINDO Chapter Mamuju menyatakan siap melanjutkan aksi serupa selama kabut asap masih melanda.
Tulis Komentar